Minggu, 31 Agustus 2014

PETA KLASIFIKASI IKLIM OLDEMAN KALIMANTAN SELATAN YANG BARU

Klasifikasi iklim yang dilakukan oleh Oldeman didasarkan kepada jumlah kebutuhan air oleh tanaman, terutama pada tanaman padi. Penyusunan tipe iklimnya berdasarkan jumlah bulan basah yang berlangsung secara berturut-turut.

Walaupun Oldeman tidak menginformasikan faktor-faktor lain yang mempengaruhinya, penggolongan iklimnya lebih praktis, terapan, dan dapat memberi petunjuk untuk mencari kemungkinan-kemungkinan pemanfaatan lahan pertanian yang lebih produktif.
 
Kriteria bulan basah (wet month), bulan lembab (humid month) dan bulan kering (dry month) menurut Oldeman adalah sebagai berikut :
1.   Bulan Basah (BB)
      Bulan dengan rata-rata curah hujan > 200 mm
2.   Bulan Lembab (BL)
      Bulan dengan rata-rata curah hujan 100 mm – 200 mm
3.   Bulan Kering (BK)
      Bulan dengan rata-rata curah hujan < 100 mm
 
Dalam penentuan klasifikasi iklimnya, Oldeman menggunakan panjang periode bulan basah dan bulan kering ”berturut-turut”. Bulan lembab tidak digunakan dalam penentuan klasifikasi iklimnya.
 
Tipe Utama klasifikasi Oldeman dikelompokkan menjadi 5 tipe yang didasarkan pada jumlah bulan basah (BB) berturut-turut, sedangkan sub divisinya dikelompokkan menjadi 4 yang didasarkan pada jumlah bulan kering (BK) berturut-turut.
 
 
NO. TIPE UTAMA PANJANG BULAN BASAH (BULAN)
1. A > 9
2. B 7 - 9
3. C 5 - 6
4. D 3 - 4
5. E < 3
 
 
NO. SUB TIPE PANJANG BULAN KERING (BULAN)
1. 1 <= 1
2. 2 2 - 3
3. 3 4 - 6
4. 4 > 6
 
 
 Tipe Iklim Oldeman juga menjelaskan hubungan antara klasifikasi iklim dengan pertanian khususnya tanaman pangan, yakni :
 
Tipe Iklim
Penjabaran Kegiatan
Keterangan
A1
A2
Sesuai untuk padi terus-menerus, produksi kurang, karena fluks radiasi surya rendah
3 PS umur pendek atau 2 PS + 1 PL
B1
Sesuai untuk padi terus-menerus, dengan perencanaan yang baik, produksi tinggi bila panen musim kemarau
3 PS umur pendek atau 2 PS + 1 PL
B2
Dua kali padi varietas umur pendek, musim kemarau yang pendek cukup untuk palawija
2 PS + 1 PL
C1
Tanam Padi sekali dan palawija dua kali
1 PS + 2 PL
C2
C3
C4
Tanam padi sekali, palawija kedua jangan jatuh pada musim kemarau

1 PS + 1 PL + 1 SK
D1
Padi umur pendek satu kali, produksi tinggi, palawija
1 PS + 1 PL
D2
D3
D4
Hanya mungkin satu kali padi atau satu kali palawija
1 PS atau 1 PL
E
Terlalu kering, hanya mungkin satu kali palawija
1 PL
 
 
 Tipe Iklim Oldeman di Kalimantan Selatan (data curah hujan s/d tahun 2013)
 
NO KABUPATEN/LOKASI KLAS OLDEMAN RANGKING KEBASAHAN
  KAB. TABALONG
1. BANUA LAWAS C2 5
2. HARUAI D2 4
3. KELUA C2 7
4. MUARA HARUS D1 6
5. MUARA UYA C2 5
6. MURUNG PUDAK/ MABURAI C1 4
7. MURUNG PUDAK/ PEMBATAAN C1 4
8. TANJUNG C1 4
9. UPAU D2 7
  KAB. BALANGAN
1. BATUMANDI C1 4
2. JUAI C2 5
3. PARINGIN SELATAN C2 5
  KAB. HULU SUNGAI UTARA
1. AMUNTAI TENGAH C2 5
2. AMUNTAI UTARA C2 5
3. BABIRIK D3 8
4. BANJANG C3 6
5. SEI PANDAN C2 5
  KAB. HULU SUNGAI TENGAH
1. BARABAI C1 4
2. BATANG ALAI SELATAN C2 5
3. BATANG ALAI UTARA C2 5
4. BATU BENAWA C2 5
5. HANTAKAN B2 3
6. LABUAN AMAS UTARA C3 6
7. PANDAWAN D2 7
8. SMPK PANTAI HAMBAWANG/ LABUAN AMAS SELATAN C2 5
  KAB. HULU SUNGAI SELATAN
1. ANGKINANG C2 5
2. DAHA SELATAN C2 5
3. KALUMPANG C2 5
4. KANDANGAN C2 5
5. PADANG BATUNG C1 4
6. SIMPUR C2 5
7. SMPK SUNGAI RAYA B2 3
8. TELAGA LANGSAT C2 5
  Kab. TAPIN  
1. BAKARANGAN  C2  5
 2. BINUANG  C2  5
 3. BUNGUR  C3  6
 4. CANDI LARAS SELATAN  C2  5
 5. LOK PAIKAT  D2  7
 6. TAPIN SELATAN  C2  5
 7. TAPIN TENGAH  C2  5
 8. TAPIN UTARA  C2  5
  KOTA BANJARMASIN
 1. BANJARMASIN UTARA  C2 5
  KOTA BANJARBARU
1. LANDASAN ULIN C2 5
2. STAKLIM BANJARBARU C2 5
3. STAMET SYAMSUDIN NOOR  B2 3
  KAB. BANJAR
1. BERUNTUNG BARU C3 6
2. DANAU SALAK/ ATANIK C1 4
3. DANAU SALAK/ ATAYO C2 5
4. DANAU SALAK/ C.KANTOR C1 4
5. DANAU SALAK/ GN. SARI C2 5
6. DANAU SALAK/ LAWA C2 5
7. DANAU SALAK/ LAWA BARU C1 4
8. DANAU SALAK/ SALAM C1 4
  9. DANAU SALAK/ UMBUL C2 5
 10. GAMBUT C2 5
 11. KERTAK HANYAR C2 5
 12. MARTAPURA KOTA C2 5
 13. MATARAMAN C1 4
 14. PENGARON C2 5
 15. SIMPANG EMPAT C2 5
 16. SMPK SEI TABUK C3 6
  KAB. BARITO KUALA  
1. ANJIR MUARA C2 5
2. ANJIR PASAR C2 5
3. BARAMBAI D2 7
4. MANDASTANA C3 6
5. MARABAHAN C3 6
6. RANTAU BADAUH C3 6
7. TABUNGANEN C2 5
8. TAMBAN C3 6
9. WANARAYA C2 5
  KAB. TANAH LAUT
1. JORONG B1 2
2. KINTAP D1 6
3. KURAU C2 5
4. PANYIPATAN B1 2
5. SMPK PELAIHARI C2 5
6. TAKISUNG C1 4
7. TAMBANG ULANG C2 5
  KAB. KOTABARU
1. KELUMPANG HILIR C1 4
2. KELUMPANG HULU B1 2
3. KELUMPANG SELATAN C1 4
4. PULAU LAUT TIMUR C1 4
5. PULAU LAUT UTARA B1 2
6. STAMET STAGEN B1 2
  KAB. TANAH BUMBU  
1. ANGSANA C1 4
2. KARANG BINTANG A1 1
3. KUSAN HILIR D1 6
4. KUSAN HULU B1 2
5. SEI LOBAN C1 4

 http://www.klimatologibanjarbaru.com/media/mygallery/Peta%20Normal%20CH%20KalSel/KALIMANTAN_OLDEMAN2.jpg

Sumber :

http://www.klimatologibanjarbaru.com/klimatologi/publikasi/keterangan-oldeman/ diakses 31 Agustus 2014

http://ssbelajar.blogspot.com/2013/07/klasifikasi-iklim.html diakses 31Agustus 2014

http://staklimlasiana.blogspot.com/2011/05/klasifikasi-iklim-oldeman.html diakses 31 Agustus 2014