Selasa, 13 Januari 2009

ISTILAH DAN PENGERTIAN DALAM PRAKIRAAN MUSIM

Berikut ini adalah sekedar penjelasan agar anda bisa memahami beberapa istilah dan pengertian dalam prakiraan musim yang biasanya kita temui di dalam buletin evaluasi dan prakiraan hujan bulanan yang diterbitkan oleh sebuah stasiun klimatologi.

Curah hujan (mm) : merupakan ketinggian air hujan yang terkumpul
dalam tempat yang datar, tidak menguap, tidak meresap, dan tidak mengalir. Curah hujan 1 (satu) millimeter, artinya dalam luasan satu meter persegi pada tempat yang datar tertampung air setinggi satu
millimeter atau tertampung air sebanyak satu liter.

Curah hujan kumulatif (mm) : merupakan jumlah hujan yang terkumpul dalam rentang waktu kumulatif tersebut. Dalam periode musim, rentang waktunya adalah rata-rata panjang musim pada masing-masing Zona Musim (ZOM).

Zona Musim (ZOM) : adalah daerah yang pola hujan rata-ratanya memiliki perbedaan yang jelas antara periode musim kemarau dan musim hujan. Daerah-daerah yang pola hujan rata-ratanya tidak memiliki perbedaan yang jelas antara periode musim kemarau dan musim hujan, disebut Non ZOM.

Luas suatu wilayah ZOM tidak selalu sama dengan luas suatu wilayah administrasi pemerintahan. Dengan demikian, satu wilayah ZOM bisa terdiri dari beberapa kabupaten, dan sebaliknya satu wilayah kabupaten bisa terdiri dari beberapa ZOM.

Permulaan Musim Kemarau, ditetapkan berdasar jumlah curah hujan dalam satu dasarian (10 hari) kurang dari 50 milimeter dan diikuti oleh beberapa dasarian berikutnya. Permulaan musim kemarau, bisa terjadi lebih awal (maju), sama, atau lebih lambat (mundur) dari normalnya.

Permulaan Musim Hujan, ditetapkan berdasar jumlah curah hujan dalam satu dasarian (10 hari) sama atau lebih dari 50 milimeter dan diikuti oleh beberapa dasarian berikutnya. Permulaan musim hujan, bisa terjadi lebih awal (maju), sama, atau lebih lambat (mundur) dari normalnya.

Dasarian : adalah rentang waktu selama 10 (sepuluh) hari. Dalam satu bulan dibagi menjadi 3 (tiga) dasarian, yaitu :

a. Dasarian I : tanggal 1 sampai dengan 10.

b. Dasarian II : tanggal 11 sampai dengan 20.

c. Dasarian III : tanggal 21 sampai dengan akhir bulan.

Sifat Hujan : merupakan perbandingan antara jumlah curah hujan selama rentang waktu yang ditetapkan (satu periode musim kemarau) dengan jumlah curah hujan normalnya (rata-rata selama 30 tahun.)

Sifat hujan dibagi menjadi 3 (tiga) katagori, yaitu :

a. Diatas Normal (AN) : jika nilai curah hujan lebih dari 115% terhadap rata-ratanya.
b. Normal (N) : jika nilai curah hujan antara 85%--115%
terhadap rata-ratanya.
c. Di bawah Normal (BN) : jika nilai curah hujan kurang dari 85% terhadap rata-ratanya.

Provisional Normal Curah Hujan bulanan adalah nilai rata-rata curah hujan pada masing-masing bulan selama 30 tahun berturut-turut yang periodenya sudah ditetapkan, yaitu:
1) 1 Januari 1901 s/d 31 Desember 1930
2) 1 Januari 1931 s/d 31 Desember 1960
3) 1 Januari 1961 s/d 31 Desember 1990
4) 1 Januari 1991 s/d 31 Desember 2020
dan seterusnya.

Cuaca ekstrim, yaitu keadaan cuaca yang terjadi apabila:
  1. Jumlah hari hujan yang tercatat paling banyak melebihi hingga harga rata-rata pada bulan yang bersangkutan di stasiun tersebut
  2. Intensitas hujan terbesar dalam 1 (satu) jam selama periode 24 jam dan intensitas dalam 1(satu) hari selama periode satu bulan yang melebihi rata-ratanya.
  3. Terjadi kecepatan angin di atas 45 km/jam.
  4. Terjadi suhu adara di atas 35°C atau di bawah 15°C.
  5. Terjadi kelembapan udara di bawah 40%


1 komentar:

Anonim mengatakan...

Tawaashaubil Haqqi Wa Tawaashaubi Asshobri.......
Menurut hemat saya :
1. Sifat Hujan lazimnya di dunia memang membandingkan dengan data normal periode 30 tahun dengan asumsi bahwa Hujan tidak dalam pengaruh2 dinamika fenomena2 global. Tetapi karena tidak semua stasiun telah beroperasi 30 tahun maka WMO membolehkan dengan perbandingan data 5, 10 dan 20 tahun (lihat instruksi CLIMAT).
2. Provisional (sementara) Normal Curah Hujan yang tertera di Buletin Staklim Bnajrbaru adalah pada periode waktu 10 tahun yang ditentukan secara bebas.
Sedangkan periode 30 yag tertera di Blok adalah untuk Standar Normal Curah Hujan Bulanan WMO. Sedangkan BMKG menggunakan periode 1971-2000.

Achmad Fahruddin Rais